Senin, 26 Oktober 2015

tugas 3

Contoh kasus :
Seorang guru smp sebut saja D (39 tahun). Yang bekerja di salah satu smp negri dijakarta. Beliau adalah guru mutasi tetapi masih dalam ruang lingkup daerah yang sama. Di tempat bekerjanya yang lama beliau hanya bekerja sebagai guru dan mendapatkan upah sesuai peraturan yang ada. Akan tetapi setelah adanya mutasi besar-besaran D harus mengikuti peraturan yang ada untuk dipindah tugaskan. Pekerjaan ditempat baru D sangatlah berbeda dengan pekerjaannya yang dahulu, karena sekarang D merangkap sebagai wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan wakil kepala sekolah utama ketimbang wakil kepala sekolah dibidang humas atau kesiswaan. D harus berangkat bekerja pukul 6 pagi dan pulang pukul 6, tidak senormal PNS lainnya karena beban pekerjaan yang banyak. Beban pekerjaan yang banyak ini disebabkan oleh sumber daya manusia di dalam sekolah tersebut sangatlah tidak layak untuk bekerja di posisi tersebut (kepala sekolah). Dimana kepala sekolah yang seharusnya bisa mengerjakan tugas-tugas utamanya hanya melimpahkan tugas-tugasnya kepada D. dengan pekerjaan yang berlipat lipat ganda banyaknya D tidak mendapatkan bonus atau tambahan pada upahnya padahal dedikasinya sebagai guru merangkap sebagai wakil kepala sekolah merupakan objek vital dalam kemajuan sekolah tersebut.
Analisis kasus :
·         D seorang guru berusia 39 tahun
·         Pekerjaannya adalah sebagai guru, tapi merangkap sebagai kepala sekolah
·         Waktu bekerja D diluar batas kewajaran PNS pada umumnya
·         Banyak sekali aturan-aturan yang dilanggar oleh oknum’’ PNS yang tidak berkapasitas
·         Tidak adanya upaya untuk memberikan balas jasa kepada D oleh pihak sekolah
Bentuk intervensi
·         Sebagai kepala sudin harusnya lebih sering atau jeli untuk mengangkat pegawai-pegawainya agar PNS’’ yang tidak berkapasitas segera dicopot jabatannya karna sangat merugikan Negara
·         Sebagai kepala sudin apabila sudah mengetahui kasus seperti ini terjadi lebih bisa memberikan apresiasi kepada orang-orang seperti D karna orang-orang seperti beliaulah perwujudan nyata seorang PNS yang berkualitas
·         Sebagai aparat sekolah dibidang kebendaharaan sekolah harusnya lebih peka melihat orang-orang seperti D ini dan sekiranya memberikan tunjangan’’ khusus sebagai bentuk apresiasinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar